Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Cuci Muka

 

5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Cuci Muka

5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Cuci Muka - Membersihkan muka adalah langkah pertama dan sederhana untuk merawat wajah. Setiap hari banyak kotoran seperti debu dan polutan terkena wajah dan akhirnya menumpuk. Maka dari itu cuci mukalah setiap hari dengan menggunakan air, sabun dan menggosok wajah hingga bersih.

Namun cuci muka tidak boleh sembarangan lho, karena banyak sekali orang melakukan kebiasaan keliru saat mencuci wajah. Alhasil muka malah jadi kotor dan jerawat.

Lalu apa saja sih kebiasaan-kebiasaan keliru saat mencuci wajah silakan simak artikel 5 kesalahan yang sering dilakukan saat cuci muka berikut ini:

 

Menggunakan Sabun yang tak sesuai tipe kulit

Jangan gampang tergiur dengan penawaran sabun murah dengan embel-embel Instan mencerahkan kulit. Walaupun sering dipamerkan oleh selebgram tapi cek dan ricek tetap harus dilakukan. Tak semua jenis sabun akan cocok dengan wajah. Sabun yang dipakai orang lain mungkin bagus untuk dirinya sendiri, tidak untuk orang lain.

Maka dari itu pilihlah sabun yang sesuai jenis kulit. Kalau perlu bisa bertanya dengan dokter kecantikan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Untuk yang bertipe kulit kering hindari sabun bertekstur keras. Untuk tipe muka berminyak pilihlah sabun yang memiliki sifat anti komedogenik.

 

Terlalu Sering Cuci Muka

Kebiasaan keliru yang kedua adalah terlalu sering mencuci muka. Apa pun yang dilakukan secara berlebihan tidak akan menghasilkan hasil yang baik. Memang cuci muka membuat muka jadi bersih dan bersinar tapi lakukanlah dengan frekuensi yang pas.

Dalam sehari maksimal cuci muka dilakukan 2 kali sehari. Lebih dari itu membuat produksi minyak akan berlebih dan menimbulkan komedo, wajah juga akan mengalami iritasi seperti gatal-gatal.

 

Cuci muka dengan air panas

Dalam dunia kecantikan ada mitos-mitos yang banyak dipercayai orang tanpa adanya bukti ilmiah. Salah satunya mitos tentang air panas dan air dingin. Air panas dipercaya bisa membuka pori-pori kulit dan air dingin dipercaya bisa menutup pori-pori kulit, padahal ini hanyalah mitos yang tidak terbukti kebenarannya.

Air terbaik untuk cuci muka adalah air hangat. Air dalam suhu ini bekerja secara maksimal dalam membuka pori-pori dan cepat Membersihkan kotoran membandel tanpa meninggalkan gejala iritasi. Jangan memakai air panas karena dapat menghilangkan kelembaban kulit.

 

Menggosokkan Handuk setelah mencuci wajah

Kebiasaan menggosokkan handuk setelah cuci muka sering kali dilakukan, padahal ini adalah kebiasaan keliru yang baiknya ditinggalkan. Cara ini malah akan membuat elastin wajah rusak, bukanya bersih tekstur wahai jadi kasar. Membersihkan buka yang benar bukan dengan menggosokkan tapi cukup di tap-tap saja sampai kering. Jangan lupa gunakan handuk khusus wajah yang memiliki bahan yang lebih halus.

Jangan pula menggunakan handuk yang banyak digunakan orang lain, untuk menghindari resiko terkena virus atau bakteri berbahaya.

 

Pakai sabun dengan cara keliru

Setiap sabun memiliki caranya sendiri untuk dipakai. Tergantung dengan tipe kulit. Bila menggunakan sabun anti jerawat, setelah pembersihan jangan langsung dibilas tunggu beberapa menit hingga zat-zat yang terkandung dalam sabun bisa terserap maksimal.

Sam halnya jika menggunakan sabun untuk kulit kering. Penting untuk meratakan sabun hingga seluruh area wajah dengan melakukan pijatan. Intinya ketahuilah tata cara pengaplikasian sabun, sebelum membersihkan muka.

  

Demikianlah 5 kesalahan yang sering dilakukan saat cuci muka yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda karena sudah Waktunya Anda Tahu (watahu.com).

Posting Komentar untuk "5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Cuci Muka"