Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arti Penting Produktivitas dan Bagaimana Mengukurnya

 


Istilah produktivitas dan efektivitas kadang-kadang dipergunakan secara bergantian tanpa pembedaan arti. Produktivitas dan efektivitas merupakan sentral bagi badan usaha yang mempunyai tujuan mencari keuntungan. Efektivitas badan usaha yang mencari profit sangat dekat hubungannya dengan produktivitas organisasi tersebut.

Oleh karenanya penggunaan sumberdaya manusia, modal dan teknologi harus diatur sedemikian rupa agar dapat tercapai produktivitas yang optimal. Tingkat produktivitas dalam hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kepemimpinan, tingkat upah, keselamatan kerja dan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan usaha untuk meningkatkan gairah kerja karyawan.

Pada dasarnya produktivitas mencakup sikap mental patriotik yang memandang hari depan secara optimis dengan berakar pada keyakinan diri bahwa kehidupan hari ini adalah lebih baik dari kemarin dan hari esok adalah lebih baik dari hari ini. Sikap seperti ini bagi bangsa Indonesia mutlak diperlukan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan baik yang bersifat ekonomis maupun non ekonomis.

Tantangan yang bersifat ekonomis seperti langkanya modal, langkanya ketrampilan, rendahnya penguasaan teknologi harus dapat diatasi dengan sikap mental yang optimis sehingga setiap insan pembangunan akan terus mencari metode dan sistem untuk mengatasinya. Tantangan non ekonomis lebih banyak berkaitan pada sikap dan kemauan pemerintah, sikap dan budaya bangsa, faktor keamanan dan ketertiban serta tekad bersama semua lapisan masyarakat untuk menciptakan kemajuan.

Produktivitas merupakan konsep universal yang berlaku pada semua sistem sosial. Produktivitas akan diterapkan pada hasil keluaran dari masing-masing individu, organisasi, industri (kelompok dari perusahaan) atau organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu produktivitas mempunyai arti luas dan berlainan untuk setiap orang.

 

Pengertian Produktivitas

Secara umum produktivitas dapat diartikan sebagai hubungan antara hasil nyata fisik (barang atau jasa) dengan masukan yang sebenarnya. Suatu perbandingan antara hasil keluaran (output) dan masukan (input). Masukan sering dibatasi dengan masukan tenaga kerja, sedangkan keluaran diukur dalam kesatuan fisik, bentuk dan nilai. Produktivitas juga dapat diartikan sebagai:

1.       Perbandingan ukuran harga bagi masukan dan hasil.

2.       Perbedaan antara kumpulan jumlah pengeluaran dan masukan yang dinyatakan dengan dalam satuan (unit) umum.

 

Pengertian produktivitas dapat dikelompokan menjadi tiga rumusan, yaitu :

1.       Rumusan tradisional bagi keseluruhan produktivitas tidak lain adalah ratio daripada apa yang dihasilkan (output) terhadap keseluruhan peralatan produksi yang dipergunakan (input)

2.       Produktivitas pada dasarnya adalah suatu sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa untuk kehidupan hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini.

3.       Produktivitas merupakan interaksi terpadu secara serasi dari tiga faktor essensial, yakni investasi, termasuk penggunaan penegtahuan dan teknologi serta riset, manajemen dan tenaga kerja.

 

Dalam doktrin di Konferensi Oslo, 1984 tercantum definisi umum dari produktivitas yaitu :

1.       Produktivitas adalah suatu konsep yang bersifat universal yang bertujuan untuk menyediakan lebih banyak barang dan jasa untuk manusia, dengan menggunakan sumber-sumber riil yang semakin sedikit.

2.       Produktivitas adalah suatu pendekatan interdisipliner untuk menentukan tujuan yang efektif, pembuatan rencana, aplikasi penggunaan cara yang produktif untuk menggunakan sumber-sumber secara efisien dan tetap menjadi adanya kualitas  yang tinggi.

3.       Produktivitas mengikutsertakan pendayagunaan secara terpadu, sumber daya manusia dan ketrampilan, barang modal, teknologi, manajemen, informasi, energi dan sumber-sumber lain menuju pengembangan dan peningkatan standar hidup untuk seluruh masyarakat.

4.       Pengertian produktivitas dapat berbeda di setiap negara tergantung pada potensi dan kelemahan yang ada, serta perbedaan aspirasi jangka pendek dan jangka panjang, tetapi mempunyai kesamaan pada aplikasi di bidang industri, pendidikan, jasa-jasa pelayanan dan sarana masyarakat, komunikasi dan informasi.

5.       Produktivitas mempunyai pengertian lebih dari sekedar ilmu pengetahuan, teknologi dan teknik manajemen, yaitu sebagai philisopi dan sikap mental yang timbul, motivasi kuat dari masyarakat untuk secara terus menerus berusaha meningkatkan kualitas kehidupan.

 

Peranan Produktivitas

Produktivitas mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan nasional yang disadari secara universal. Dengan produktivitas, pendapatan nasional akan banyak diperoleh dengan meningkatkan keefektifan dan mutu tenaga kerja dibandingkan dengan formasi modal dan penambahan kerja, dengan kata lain pendapatan nasional akan melaju lebih cepat dari masukan.

Peningkatan produktivitas menghasilkan peningkatan langsung standar hidup yang berada dibawah kondisi distribusi yang sama dengan perolehan produktivitas yang sesuai dengan masukan tenaga kerja.

Pada tingkat nasional, produktivitas yang meningkat melengkapi posisi untuk meningkatkan standar hidup atau paling tidak untuk mempertahankan sambil melakukan upaya peningkatan kualitas hidup. Hal ini dapat dilakukan, misalnya dengan menginvestasikan perolehan produktivitas proyek-proyek peningkatan lingkungan.

Peningkatan Produktivitas

Peningkatan produktivitas merupakan pengertian relatif yang melukiskan keadaan yang lebih baik dibandingkan suatu keadaan dimasa lampau atau keadaan di tempat lain. Peningkatan produktivitas pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam empat bentuk yaitu :

1.       Penggunaan sedikit sumber daya untuk memperoleh jumlah produksi yang sama

2.       Pengurangan sumber daya sekedarnya untuk memperoleh jumlah produksi yang lebih besar

3.       Penggunaan jumlah sumber daya yang sama untuk memperoleh jumlah produksi yang lebih besar

4.       Penggunaan jumlah sumber daya yang lebih besar untuk memperoleh jumlah produksi yang lebih besar lagi.

 

Berdasarkan konsep sistem, maka program peningkatan produktivitas tidak dapat dilaksanakan pada salah satu bagian atau fungsi operasional perusahaan saja. Program tersebut harus dilaksanakan secara tepat diseluruh bagian perusahaan. Oleh karena itu sering dikatakan bahwa produktivitas harus menjadi bagian yang tidak boleh dilupakan dalam penyusunan strategi bisnis yang mencakup aspek produksi, pemasaran, keuangan dan aspek lainya.

Telah dikatakan bahwa setiap bidang tidak dapat lepas dari tenaga kerja manusia sebagai pelaksananya. Oleh karena itu program-program peningkatan produktivitas merupakan usaha terpadu yang menjadi tujuan strategis setiap pimpinan perusahaan.

 

Metode Pengukuran Produktivitas

Pengukuran produktivitas merupakan suatu alat manajemen yang penting disemua tingkatan ekonomi. Di beberapa negara maupun perusahaan pada akhir-akhir ini telah terjadi kenaikan minat pada pengukuran produktivitas.

Secara umum ada dua jenis perbandingan untuk pengukuran produktivitas, yaitu:

1.       Produktivitas Parsial

Pengukuran produktivitas parsial dapat dilakukan dengan membandingkan antara keluaran yang dicapai dengan satu masukan saja. Produktivitas parsial dalam perusahaan yang dapat disebutkan adalah produktivitas tenaga kerja.

Produktivitas parsial dapat dinyatakan dengan rumus :

       

Ph = O / IH

                             

Dimana :               Ph                    : Produktivitas parsial

O                     : Output

IH                    : Input (tenaga kerja x jam kerja)

 

Pengukuran produktivitas tenaga kerja sangat diperlukan karena tenaga kerja merupakan faktor penting dalam melakukan kegiatan produksi. Sampai saat ini faktor tenaga kerja merupakan hal yang lazim untuk dijadikan pengukur tingkat produktivitas. Hal ini disebabkan karena faktor tenaga kerja menelan biaya yang terbesar dalam pengeluaran produk dan jasa. Masukan sumberdaya manusia juga lebih mudah dihitung daripada masukan pada faktor-faktor lain seperti modal.

 

2.       Produktivitas Total

Pengukuran produktivitas total dapat dilakukan dengan membandingkan antara keluaran secara keseluruhan dengan semua masukan yang digunakan untuk menghasilkan keluaran.

Produktivitas total dinyatakan dengan rumus :

                   

Pt = O / å ij

           

dimana :          Pt         : Produktivitas total

                        O         : Output

                        å ij      : Total input

 

Posting Komentar untuk "Arti Penting Produktivitas dan Bagaimana Mengukurnya"